![]() |
| susu Frisian Flag dengan Isomaltulosa untuk anak usia 1-3 tahun dan 4-5 tahun |
![]() |
| Logo Halal MUI |

![]() |
| susu Frisian Flag dengan Isomaltulosa untuk anak usia 1-3 tahun dan 4-5 tahun |
![]() |
| Logo Halal MUI |

Subhanallah ya?
Allah menciptakn kita semua sungguh sangat kompleks. Tubuh dengan sendirinya selalu bekerja setiap waktu tanpa henti untuk kebutuhan kita sendiri. Tubuh melakukan proses-proses penting/metabolisme. Jika bagian dari tubuh kita ada yang luka, tubuh dengan langsung bekerja memperbaiki bagian yang luka itu. Misalnya wajah kita luka, DNA dengan cepatnya kasih instruksi pada hormon elastin untuk segera membuat kode-kode genetik agar luka yang terdapat pada wajah sembuh dengan sempurna. Jaringan-jaringan juga ikut membantu. Semuanya ada fungsinya masing-masing pokoknya, udah ada bagiannya masing-masing. Tubuh ini seakan-akan kayak mesin yang setiap waktu selalu bekerja. Oeh sebab itu, kita juga harus membantunya dengan mensuplai makanan yang dibutuhkan tubuh untuk kelancaran proses-proses di dalam tubuh.
1. jaringan otot rangka. Jaringan ini terikat dengan tulang, diatur oleh saraf sadar, selnya panjang dan berinti banyak terletak di tepi, terdapat garis-garis gelap dan terang.
2. Jaringan otot jantung. Jaringan ini terletak di dinding jantung, diatur oleh saraf tidak sadar, inti 1-2 di tengah, dan terdapat garis-garis terang dan gelap
3. Jaringan otot polos. Jaringan ini terletak di dinding organ-organ dalam dan pembuluh darah, diatur oleh saraf sadar, sel satu berbentuk gelendong dan berinti satu
Jaringan otot rangka terdiri atas sel-sel otot rangka yang panjang (panjangnya sampai 4 cm), diameter 10 – 100mm, berinti banyak dan disebut serabut otot. Sel otot merupakan sinsitium (gabungan sel dengan batas antar sel tidak jelas) dari beberapa sel. Bagian-bagian penyusunnya adalah
1. sarkolemma : membran plasma
2. sarkoplasma : sitoplasma
3. nukleus : terdapat beberapa nukleus pada setiap sel dan letaknya berdekatan dengan sarkolemma.
4. Mitokondria
5. Retikulum endoplamik
6. Miofibril yang terdiri dari filamen tipis (aktin) dan filamen tebal (miosin)
Miofibril merupakan unit fungsional otot dan disebut sarkomer. Susunan aktin dan miosin menimbulkan adanya garis-garis terang dan gelap. Garis terang (pita I/ isotropik) adalah daerah dimana hanya terdapat filamen tipis/aktin . Garis-garis gelap (pita A/ anisotropik) adalah daerah dimana filamen tipis dan tebal saling bertindihan (overlap). Pada garis gelap terdapat daerah terang yang disebut pita H. Pita H terdiri dari senyawa aktin. Pada pita I terdapat daerah gelap yang disebut pita Z. Pita Z merupakan batas antara sarkomer yang satu dengan sarkomer yang lain dan tersusun atas suatu protein titin.
Jaringan otot dikelilingi oleh jaringan ikat. Jaringan ikat yang mengelilingi serabut otot dinamakan endomisium, jaringan ikat yang mengelilingi berkas otot dinamakan perimisium, dan jaringan ikat yang mengelilingi kumpulan berkas otot dinamakan epimisium (jaringan ikat paling luar yang membungkus berkas-berkas otot).
JARINGAN OTOT JANTUNG
Ciri khas otot jantung yaitu:
1. Sel-selnya bercabang-cabang
2. Pada sel ada garis-garis gelap dan terang seperti otot rangka.
3. Pada sel terdapat garis-garis transversal yang gelap, dinamakan diskus interkalaris
4. inti sel 1-2 dan terletak di tengah.
Jaringan otot jantung terdapat pada dinding jantung.
1. Fascia adherens : tempat perlekatan filamen aktin pada sarkomer terminal,
2. Maskula adherens : mempersatukan otot jantung agar tidak terpisah pada saat kontraksi terus menerus (hubungan antar sarkomer),
3. Gap junction : kontinuitas ionik di antara sel-sel yang berdekatan.
JARINGAN OTOT POLOS
Otot polos mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1. selnya pendek, berbentuk gelendong/kumparan, dengan ukuran
panjang 30 – 200 mm dan diameter 5-10 mm.
2. setiap sel memiliki satu nukleus pipih yang terletak di tengah
3. Terdapat organel-organel seperti mitokondria, retikulum endoplasma dan benda golgi.
4. Terdapat jaringan ikat yang membungkus sel, berkas dan kumpulan berkas (endomisium, perimisium dan epimisium)
5. Kontraksinya lambat dan diatur oleh saraf tak sadar (saraf simpatis dan para simpatis dari saraf otonom).
6. Terdapat aktin dan miosin, yang merupakan unit fungsional untuk kontraksi otot.
Jaringan otot polos terletak di dalam dinding organ-organ dalam yang berongga seperti saluran-saluran pencernaan, pernapasan, ekskresi, dan reproduksi. Otot polos dapat tersebar di dalam jaringan ikat tertentu seperti pada kelenjar prostat dan vesikulus seminalis. Otot polos dapat berkelompok membentuk berkas otot kecil, misalnya pada muskulus erektor pili di dalam kulit).
1. Anatomi Perbandingan
Dari studi anatomi perbandingan dapat diketabui bahwa alat-alat fungsional pada pelbagai binatang dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:
a. Homologi
alat tubuh yang mempunyai bentuk yang berbeda dan fungsinya berbeda namun kalau diteliti mempunyai bentuk dasar sama.
b. Analogi
alat-alat tubuh yang mempunyai bentuk dasar yang berbeda namun karena perkembangan evolusi yang konvergen alat-alat tersebut mempunyai fungsi yang sama.
2. Embriolog Perbandingan
Embrio hewan bersel banyak mengalarni kesamaan perkembangan embrio, berawal dari zygot Þ blastula Þ gastrula, kemudian mengalami diferensiasi sehingga terbentuk bermacam-macam alat tubuh.Ernest Haeckel, mengatakan tentang adanya peristiwa ulangan ontogeni yang serupa dengan peristiwa filogeninya, dia sebut teori rekapitulasi.Cotoh: adanya rekapitulasi adalah perkembangan terjadinya jantung pada mamalia yang dimulai dengan perkembangan yang menyerupai ikan, selanjutnya menyerupai embrio amfibi, selanjutnya menyerupai perkembangan embrio reptil.
3. Perbandingan Fisiologi
Telah diketahui ada kemiripan dalam faal antara pelbagai makhluk mulai dari mikroorganisme sampai manusia, misalnya :
• kemiripan dalam kegiatan pernafasan.
• pembentukan ATP dan penggunaannya dalam pelbagai proses kehidupan adalah serupa pada hampir semua organisme.
4. Petunjuk-petunjuk Secara Biokimia
Digunakan uji presipitin yang pada dasarnya adanya reaksi antara antigen-antibodi.
Banyaknya endapan yang terjadi sebagai akibat reaksi tersebut digunakan untuk menentukan jauh-dekatnya hubungan antara organisme yang satu dengan yang lainnya.
5. Petunjuk-petunjuk Peristiwa Domestikasi
Menguhah tanaman dan hewan liar menjadi tanaman dan hewan yang dapat dikuasai dan bermanfaat sesuai dengan keinginan manusia adalah akibat dari peristiwa domestikasi.
Contoh: penyilangan burung-burung merpati, sehingga dijumpai adanya 150 variasi burung, yang di antaranya begitu berbeda hingga dapat dianggap sebagai spesies berbeda.
6. Petunjuk-petunjuk dari alat tubuh yang tersisa
Alat-alat yang tersisa dianggap sebagai bukti adanya proses evolusi, alat-alat ini sudah tidak berguna namun ternyata masih dijumpai.
Contoh : Pada manusia :
• selaput mata pada sudut mata sebelah dalam
• tulang ekor
• gigi taring yang runcing
7. Petunjuk-petunjuk Paleontologi
Telah diketabui bahwa fosil dapat digunakan sebagai petunjuk adanya evolusi.
Contoh : Urutan fosil kuda:
dari Eohippus (kuda zaman Eosin) Þ Mesohippus Þ
Merychippus Þ Pliohippus Þ Equas (kuda zaman sekarang).
Kelompok ikan adalah binatang bertulang belakang yang hidup di air, bernapas dengan insang. Ikan mempunyai sirip yang berfungsi untuk berenang dan tubuh yang ramping untuk memudahkan bergerak di dalam air Secara umum ikan dibedakan berdasarkan penyusun rangka tubuhnya menjadi dua, yaitu ikan berkerangka tulang rawan dan ikan berkerangka tulang sejati.
Kelompok ikan berkerangka tulang rawan kerangkanya tersusun dari tulang rawan yang elastis. Terdapat sekitar 1.000 jenis meliputi hiu, ikan pari, ikan cucut.
Kelompok ikan berkerangka tulang sejati mempunyai tulang tengkorak dan tulang rangka serta ruas-ruas tulang belakang. Ikan bergerak dengan bantuan sirip yang diperkuat oleh tulang rusuk. Sirip ikan dibedakan atas sirip punggung, sirip dada, sirip perut, sirip belakang, dan sirip ekor.
Kelompok hewan amfibi adalah binatang bertulang belakang berkulit lembab tanpa bulu yang hidup di dua alam. Kebanyakan hewan amfibi pada waktu berupa berudu hidup di air dan bernapas dengan insang. Selanjutnya setelah dewasa hidup di darat dan bernapas dengan paru-paru dan kulit. Hewan amfibi termasuk kelompok hewan berdarah dingin, artinya hewan yang memanfaatkan suhu lingkungan untuk mengatur suhu tubuhnya.
Kelompok hewan melata (reptil) adalah binatang bertulang belakang berkulit berkulit kering, bersisik, dan bernapas dengan paru-paru. Hewan melata termasuk kelompok hewan berdarah dingin, artinya hewan yang memanfaatkan suhu lingkungan untuk mengatur suhu tubuhnya.
Kura-kura dan penyu mempunyai tubuh yang lebar dan dibungkus oleh kulit cangkang yang tersusun dari zat tanduk yang keras dan kasar. Kulit bagian atas berbentuk cembung dan bundar disebut karapaks dan kulit bagian bawah datar disebut plastron yang berfungsi menyokong dan melindungi tubuh kura-kura.
Kadal mempunyai tubuh panjang dan langsing yang meruncing ke belakang dan berakhir berupa ekor. Leher kadal panjang, pada badannya terdapat empat kaki dengan lima jari pada masing-masing kaki. Kadal adalah hewan yang sangat tangkas, dapat lari dan merayap dengan cepat. Ekor kadal yang panjang bisa membantu pergerakannya. Beberapa jenis memutuskan ekornya bila dalam keadaan bahaya. Ekornya yang diputus akan bergerak-gerak dan menarik perhatian musuh sehingga kadal dapat lari dan selamat dari bahaya.
Ular mempunyai tubuh yang panjang tanpa kaki, seluruh tubuhnya ditutupi sisik yang tumpang tindih, berfungsi untuk meluncur di atas tanah. Ular mempunyai lidah bercabang dua yang sering dijulurkan ke luar mulutnya, lidah ini berfungsi sebagai alat pembau yang membantu organ perasa yang terletak di dalam mulutnya. Mata ular selalu terbuka karena tidak mempunyai kelopak tetapi ditutupi oleh suatu lapisan bening.
Buaya mempunyai tubuh yang panjang, berkulit tebal, berkaki pendek, dan ekor panjang yang kuat, biasanya lebih panjang dibanding badannya. Buaya mempunyai moncong yang panjang dilengkapi gigi yang kuat dan tajam untuk menangkap mangsa. Gigi buaya berjumlah 30 – 40 buah pada setiap rahang dan akan tampak tersambung ketika mulutnya tertutup. Dan gigi keempat pada kedua rahangnya tampak menonjol ketika mulutnya tertutup.
Tuatara adalah satu-satunya sisa keturunan hewan melata purba yang hidup lebih dari 200 juta tahun yang lalu. Pertumbuhan dan perkembangan tuatara sangat lambat. Panjang tubuhnya berkisar 46 – 24 cm. Pertumbuhannya berlangsung sampai umur 25 – 35 tahun, sedangkan usianya bisa mencapai 100 tahun. Tuatara hanya bisa ditemukan di beberapa kepulauan di panatai Selandia Baru. Pada malam hari tuatara mencari serangga, burung-burung, atau kadal, sedangkan pada siang hari tidur.
Burung adalah hewan berbulu yang mempunyai sayap sehingga bisa terbang. Kecepatan burung terbang bisa mencapai 160 km/jam. Namun tidak semua jenis burung bisa terbang, misalnya penguin dan burung unta. Penguin berenang dan burung unta berjalan dengan kakinya, sedangkan sayapnya digunakan untuk menjaga keseimbangan.
Hewan menyusui (mamalia) mempunyai tubuh yang tertutup oleh rambut dan memiliki alat gerak yang berupa dua pasang tungkai, sepasang tungkai belakang dan sepasang tangan, atau sepasang tungkai depan yang menyerupai sirip, atau alat gerak yang menyerupai sayap. Hewan menyusui berkembang biak dengan melahirkan anak, tetapi ada juga yang bertelur. Hewan betina memiliki kelenjar susu yang berfungsi untuk memberi makanan kepada anaknya pada awal pertumbuhan.
Hewan menyusui (mamalia) mempunyai sistem peredaran darah yang efisien dan tertutup, mempunyai satu jantung dengan dua bilik jantung. Hewan menyusui bernapas dengan paru-paru dan mempunyai sistem saraf. Tengkoraknya terpisah dari tulang belakang dan dihubungkan oleh tulang leher. Hewan menyusui (mamalia) merupakan bagian dari hewan bertulang belakang. Berdasarkan ciri-ciri dasarnya hewan menyusui dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu: mamalia monotrema, mamalia marsupialia, dan mamalia plasenta.
Mamalia monotrema adalah hewan menyusui yang mengerami telurnya. Merupakan kelompok hewan menyusui yang jumlahnya paling sedikit, hanya dua jenis yang masih hidup saat ini, yaitu platipus dan echidna. Cara berkembang biak platipus dengan bertelur. Telurnya dibuahi di dalam saluran telur, ketika telurnya terus berkembang, maka kelenjar akan mengeluarkan cairan untuk menambah putih telur dan cangkang.
Mamalia marsupialia adalah hewan menyusui yang berkantong. Kelompok hewan ini melahirkan anaknya yang masih lemah, kemudian dibesarkan di dalam kantongnya. Terdapat sekitar 266 anggota kelompok ini diantaranya kanguru, koala, dan oposum.
Mamalia plasenta adalah hewan menyusui yang mengandung dan melahirkan anaknya. Mempunyai bentuk dan ukuran tubuh beragam. Ciri kelompok hewan ini adalah memiliki rambut di seluruh tubuhnya . Selain itu betinanya memiliki kelenjar susu. Kelompok hewan menyusui banyak ragamnya, diantaranya:
Kelinci mempunyai telinga yang panjang dengan ekor yang pendek. Tubuhnya ditutupi oleh bulu yang tebal. Kaki belakangnya lebih panjang dan lebih kuat dibandingkan dengan kaki depan. Kelinci tidak berjalan tetapi meloncat.
Simpanse bisa mencapai tinggi 1,75 m dan mempunyai tubuh pendek gemuk dan kuat. Lengannya lebih panjang dibandingkan dengan kakinya dan mempunyai ibu jari. Warna bulunya coklat ke hitam-hitaman, wajahnya lebih terang dengan bibir yang tebal. Simpanse menghabiskan waktunya dengan berjalan atau merangkak. Walau demikian simpanse juga pemanjat yang baik untuk mencari buah-buahan dan daun-daunan sebagai makanannya.
Lumba-lumba termasuk dari sub ordo ikan paus, terdiri dari 32 jenis. Merupakan hewan menyusui yang hidup di air dan bernapas dengan paru-paru. Lumba-lumba bisa berenang dengan sangat cepat untuk mencari makanannya berupa ikan kecil yang ada di permukaan air.
ANATOMI PERBANDINGAN HEWAN VERTEBRATA
• Mempelajari susunan tubuh hewan vertebrata
• Membandingkan susunan organ tubuh antar kelas pada sub phylum vertebrata
• Tubuh hewan terbagi menjadi :
- caput / chepala : kepala
- collum / servix : leher
- trunchus / abdomen : badan
- cauda : ekor
- extremitas : anggota badan bebas
^ ant / pos
^ sup / inv
Istilah – istilah
• Anterior – posterior (arah)
• Superior – inferior (arah)
• Dorsal : daerah punggung
• Ventral : daerah perut
• Lateral : daerah samping / sisi
• Cranial : daerah kepala
• Caudal : daerah ekor
• Abdominal : daerah badan
• Thoracal : daerah dada (dalam dada)
• Sinister : kiri
• Dexter : kanan
• Medial : daerah tengah
• Linea mediana : garis tengah tubuh
• Proximal : lebih kearah / dekat LM
• Distal : lebih menjauhi LM
• Origo : titik pangkal tidak bergerak
• Insersio : menimbulkan gerak
• Organ homolog
• Organ analog
• Mayor = besar
• Minor = kecil
• Pectoral : dada
• Pelvis : punggung bawah
• Bilateral simetri
Sistem organ
• Sistem digestorium / digestivus
• Sistem respiratorium
• Sistem sirkulatorium / cardio vasculer
• Sistem urogenetalis → excresi
→ reproduksi
• Sistem nervorum → syaraf
• Sistem musculatur → otot
• Sistem skeleton → tulang rangka
• Organ – organ endokrin
• Ciri – ciri khusus :
- memiliki notocord
- memiliki nervecord
- memiliki gill slits (celah insang pada daerah pharinx)
• Ciri – ciri tambahan :
1. Tubuh bilateral simetri
2. Cepalisasi
3. Otot metameri
4. Rongga tubuh (coelom)
5. Tripoblastik
6. Pompa darah dari jantung
PHYLUM CHORDATA
• Catatan :
Ciri – ciri tambahan tsb juga dimiliki oleh invertebrata seperti :
- Phylum platehelmintes (cacing gilik)
- Phylum arthropoda
→ Menunjukkan gejala kekerabatan
• Terbagi atas :
I. Acrania (tidak ada tengkorak), tdd :
1. Sub phylum hemichordata
2. Sub phylum urochordata / tunica
3. Sub phylum cephalo chordata
Contoh : Amphyoxus lanccolatus
II. Craniata (memiliki tengkorak), tdd :
4. Sub phylum agnatha :
- tidak memiliki rahang & anggota badan
bebas
5. Sub phylum gnatostomata (vertebrata)
- memiliki rahang dan anggota badan bebas
- terbagi menjadi :
A. Super klas pisces (ikan)
^ kelas placodermi → punah
^ kelas chondroichthyes → bertulang belakang
^ kelas osteichthyes → bertulang keras
B. Superklas tetrapoda (kaki empat)
^ kelas amphibia ^ kelas aves
^ kelas reptilia ^ kelas mammalia
SUB PHYLUM VERTEBRATA
Ciri – ciri khusus :
KELAS MAMMALIA
Ciri – ciri khusus :
auriculae, plica semilunaris
3. Tipe ovum : oligolecithal → ada plasenta
4. Tipe gigi : heterodont, tdd : dentis insisivi (gigi seri), caninus (taring), praemolare (geraham depan), molare (geraham belakang)
(alat kelamin luar)
6. Bersifat viviparus (bunting – melahirkan anak)
Ciri – ciri tambahan :
- atas : palpebrae superior
- bawah : palpebrae inferior
6. Terdapat lubang telinga luar (porus aqusticus
externus)
7. Lubang hidung (nares anteriores) berfungsi
untuk :
- membau → nervus olfactorius
- bernafas – kecuali pisces
SISTEM OTOT / MUSCULATUR
• Ciri – ciri
- mempunyai kemampuan berkontraksi
- tiap jenis otot mempunyai susunan spesifik
• Ada 3 jenis :
1. Sistem otot polos → tersusun oleh otot polos
- kontraksi bersifat : non voluntary
- terdapat pada dinding saluran
2. Sistem otot jantung
- kontraksi bersifat non voluntary
- terdapat pada organ jantung
3. Sistem otot lurik
Kontraksi bersifat : voluntary (mudah lelah)
- Tersebar diseluruh tubuh, melekat pada
rangka
- Membuat gerakan tubuh
• Hubungan : otot – tulang pada sendi
• Contoh : siku
• Otot berhubungan dengan tulang melalui jaringan ikat padat yang disebut tendon.
• Terdapat otot biceps dan triceps
• Bagian tengah otot (badan otot) disebut Belly
• Tendon pada pangkal tdk menggerakkan tulang (bersifat origo) dan pda ujung menggerakkan tulang (bersifat insersio).
SENDI SIKU

SISTEM OTOT / MUSCULATUR
Macam – macam gerak otot
- Flexor X extensor
membengkokkan – meluruskan sendi
- Adductor X abductor
menggerakkan ruas kedalam X keluar
- Levator X depresor
arah gerak keatas X ke bawah
- Contrictor X dilatator
menyempit X melebar (meluas)
Nama otot dapat diberikan berdasarkan :
- Mus. Sterno mandibularis
- Mus. Sterno trachealis
Nama otot dapat diberikan berdasarkan :
- Mus. Sterno mandibularis
- Mus. Sterno trachealis
6. Gerakan antagonis
- flexor X extensor
- Adductor X abductor, dll
7. Ukuran :
- mayor (besar)
- minor (kecil)
• Letak otot pada tubuh :
- Pisces (ikan)
♥ Epaxial ( terletak daerah punggung/dorsal)
Axial (pada daerah septum lateralis / corpus vertebralis)
♥ Hypaxial (daerah perut / ventral)
♥ Otot pada ikan disebut Myotom yang terdiri
atas Myomere (lapisan otot) dan Myocomata yang merupakan batas antar myomere.
- Tetrapoda
♥ Epaxial, mis : M.Transversus spinalis dan
M.Longisimus dorsi
♥ Hypaxsial, mis : M. Intercostralis
M. Rectus abdominis
M. Obliqus abdominis
M. Pectoralis.
• Otot axial pada tetrapoda adalah :
1. Diafragma
2. Otot – otot pada bola mata bersifat :
- extrinsic
- instrinsic
3. Otot kulit (musculus cutaneus)
Merupakan batas (sekat) antara cavum abdominalis (rongga perut)dengan cavum thoracalis (rongga dada) pada mammalia
Terdiri atas :
1. Pars mascularis
- ditepi - warna merah
2. Centrum tendineum :
- ditengah
- warna putih
- kedudukan : convex ke cranium
- ada 3 lubang
• Bentuk diafragma oval hampir bulat
• Melekat pada sternum (bagian Xipoideum), costae (tl.rusuk) dan lumbal melalui bagian pars muskularis yang disebut pars sternalis, pars costalis dan pars lumbalis.
• Diafragma dilayani oleh syaraf (nervus) Phrenicus, yang merupakan syaraf servical (dari leher) paling atas (nomer 1)
• Lubang – lubang diafragma :
- Foramen venaecavae : dilalui oleh vena cava
inferior
- Hiatus desophagus : dilalui oleh oesophagus &
nervus vagus
- Histus aorticus : dilalui oleh aorta dorsalis
• Diafragma diinervasi oleh : nervus phrenicus
2. Otot pada bola mata
Bersifat extrinsic → untuk mengatur gerak bola
mata (diluar mata)
Ada 3 pasang otot :
a. Atas bawah :
- Mus. Rectus superior
- Mus. Rectus inferior
b. Kesamping (kiri – kanan)
- Mus. Rectus externus
- Mus. Rectus internus
c. Menyerong (miring)
- Mus. Obliqus superior
- Mus. Obliqus inferior
• Pada aves & mammalia terdapat otot yang menarik bola mata kebelakang disebut Musc. Retraktor Bulbi
• Bersifat instrinsic : menyusun bola mata → didalam mata
1. Musc. Sphenxter Pupillae
2. Musc. Cilliaris
3. Musc. Retractor Lentis
4. Musc. Protactor Lentis
3. Otot kulit (musc. cutaneus)
- Bentuk lebar dan tipis, melekat dibawah kulit
(sub-cutan)
- Pada hewan menyusui kecuali manusia
berguna untuk menggerakkan kulit
- Berupa lembaran otot menutupi hampir
seluruh truncus & collum (badan & leher)
disebut Paniculuscarnosus
• Pada aves & mammalia terdapat otot yang menarik bola mata kebelakang disebut Musc. Retraktor Bulbi
• Bersifat instrinsic : menyusun bola mata → didalam mata
1. Musc. Sphenxter Pupillae
2. Musc. Cilliaris
3. Musc. Retractor Lentis
4. Musc. Protactor Lentis
3. Otot kulit (musc. cutaneus)
- Bentuk lebar dan tipis, melekat dibawah kulit
(sub-cutan)
- Pada hewan menyusui kecuali manusia
berguna untuk menggerakkan kulit
- Berupa lembaran otot menutupi hampir
seluruh truncus & collum (badan & leher)
disebut Paniculuscarnosus
Otot penting pada burung
a. M. pectoralis mayor → diluar
O : Carina sterni / sternum
I : Ventral humeri
Fungsi : menurunkan sayap
b. M. Pectoralis minor → didalam
O : Carina sterni
I : Dorsal humeri
Fungsi : mengangkat sayap
2. Otot yang mengatur suara
a. M. syringialis
b. M. sterno trachealis c/ Aparatus vocalis pada burung adalah syrinx