Senin, 16 September 2013

PKL PART I


Assalamualaikum soBlog, bertemu lagi dengan aku disini. Ku mau ceritain pengalamanku beserta teman-teman selama PKL (Praktek Kerja Lapangan lho bukan Pedagang Kaki Lima, he ) di BPBAP (Badan Pengembangan Budidaya Air Payau) Bangil-Pasuruan. Kita ber 7 , perempuannya 3 dan laki-lakinya 4. Langsung saja aku dan teman-teman berangkat ke bangil pada tanggal 25 juni 2013. Temenku yang laki-laki naik motor, sedangkan aku dan Icha naik bis serta fitri dianter bapaknya berangkat dari rumahnya.
          Petualanganku di mulai. Icha mampir ke kosku, kita berangkat bareng ke Bangil. Dari kos kita naik becak ke depan Royal Plaza. Berhubung kita mau ke bangil jadi harus nyeberang jalan raya depan Royal. Barang bawaan kita sungguh berat, ada beras 10 kg ditaruk dalam karung dan 4 tas, lain sama tas ranselnya. Untungnya pas kita kebingungan mau nyeberang, ada pak polisi lagi turun ke jalanan, biasa buat ngatur lalu lintas di Jalan biar lancar dan gak macet. :)
Nah akhirnya kita minta bantuan dech sama pak polisi itu buat bantuin nyeberangin kita dan lumayan ngebantuin ngangkutin barang kita juga, terutama si beras. Untung polisinya mau, ehh pak polisinya masih muda Lho dan lumayan tampan juga. Hehehehe,, Nah Loch?? :D
Setelah nyeberang, kita nunggu len alias Angkot yang arah tujuannya ke terminal Bungurasih. Gak perlu nunggu lama, si angkot akhirnya datang juga. Beberapa menit kemudian kita sudah nyampek terminal Bungurasih, eh berhubung terminalnya ada di barat jalan dan tempat pemberhentian kita dari angkot tadi ada di timur jalan, jadi kita harus nyeberang lagi. Kita nyeberangnya lewat jembatan layang dan tau gak sich kalian? aku yang ngangkut berasnya 10 kg, bayangkan, sudah krempeng ngangkut beras yang berat jadi tambah krempeng dech akunya. Icha yang ngangkut tas-tasnya.

Minggu, 01 September 2013

Pesan-pesan Ustadz Felix Siauw dan Om Darwis Tere Liye untuk pemuda-pemudi di zaman sekarang !!


Assalamualaikum wr.wb.
        Dinginnya udara pagi tidak menyurutkan niatku untuk menulis blog ini karena bagi sesama muslim harus saling mengingatkan dan menyampaikan sesuatu yang benar adanya. Yach seperti yang kita ketahui bersama sekarang sudah jamannya pemuda-pemudi pacaran, tapi jika ada yang ngerti dan paham hakekat sesungguhnya Pacaran di dalam islam itu tidak ada, hanya memberi mudharat baik bagi dirinya, orang lain, dan mencemarkan nama Agama (Islam). Bagi orang yang sudah mengerti dan paham tentang kedudukan cinta dalam kehidupan sehari-harinya tidak akan mudah jatuh cinta dan mengungkapkan cinta pada waktu yang tidak tepat yang menyebabkan Allah tidak ridho. Karena mereka tahu cinta yang Allah ridhoi jika sudah terikat dalam ikatan suci pernikahan. Tapi di jaman sekarang karena di buru oleh hawa nafsu yang memuncak apalagi bagi para remaja yang menginjak dewasa, mereka ingin mengungkapkan dan berharap dapat balasan cinta dari orang yang sedang dicintainya, bahkan melakukan berbagai cara agar si “Dia” juga mencintainya. Ada yang lewat bantuan dukun, ada yang bertengkar sama temannya, dan bahkan ada yang menentang orang tuanya. Dengan kata lain si “dia” ada di urutan pertama dan utama, menganggap si “dia” segala-galanya bagi remaja itu. Miris memang melihat kondisi seperti itu di jaman sekarang. Apalagi kebanyakan jaman sekarang kalau yang namanya orang pacaran pasti sudah pernah ciuman, dan sekarang tanpa ML ada yang bilang bukan pacaran namanya. Jadi tidak heran jika angka ketidakkeperawanan pemudi semakin meningkat. Astaghfirullah,,

Berikut hasil stalking saya dari status yang ditulis oleh Ustadz Felix Siauw, semoga bisa memberikan pencerahan kepada kita apalagi yang masih bingung pacaran itu boleh atau tidak, monggo dibaca. :)

1. "emang pacaran dalam Islam nggak boleh ya?" | iya, Rasul melarang segala jenis khalwat (berdua-duaan) yg bukan mahram, termasuk pacaran

2. "walaupun beda negara? LDR gitu" | mau beda negara, mau beda alam, mau beda dunia, LDR atau tetangga, tetep aja haram

Minggu, 23 Juni 2013

Malam Nifsu Sya'ban



Assalamualaikum wr.wb.
Hey SoBlog ternyata nanti malam udah malam nifsu sya’ban. Malam ditutupnya buku amalan kita selama satu tahun ini. :( Sebelumnya aku minta maaf yang sebesar-besarnya ya kalau aku punya salah baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Sebagai manusia biasa, aku tidak luput dari berbuat salah.
Tapi sebelumnya kita ketahui dulu yuk arti dari nifsu sya’ban itu sendiri. Nisfu artinya pertengahan, maka malam Nisfu Sya'ban artinya malam pertengahan bulan Sya'ban. Kalau dirujuk kepada kalender Hijriyah, maka malam itu jatuh pada tanggal 14 Sya'ban karena pergantian tanggal sesuai penanggalan Hilaliyah atau yang meggunakan patokan rembulan adalah saat matahari terbenam atau  malam tiba.

Sisi Lain



Assalamualaikum wr.wb.
SoBlog Kali ini aku akan mengupas tentang sisi lain.
Sisi lain disini mempunyai arti : pandangan yang berbeda terhadap seseorang. Maksudnya gini, kita menghujat habis-habisan seseorang karena mencuri, padahal kita belum tau secara pasti alasan mereka mencuri apa? Setelah tau mereka ternyata tidak berniat atau tidak ingin mencuri tapi karena sudah kasian melihat adiknya yang belum makan 2 hari dia terpaksa melakukannya. Udah paham kan maksudku??
        Kan sering tuh orang kadang langsung menjudge orang tanpa dilihat dari sisi lainnya juga (dulu sich aku juga gitu kok, hoho,, tapi sekarang berusaha memahami orang lain dari sudut pandang yang lain juga J ). Kadang aku kesel sama orang yang asal menjudge tanpa tahu sebenarnya alasan orang itu melakukan perbuatan yang tidak pantas itu. Aku ajah nih ya kesel kadang dibilang bla bla…. Padahal sebenarnya aku punya alasan kuat kenapa aku melakukan suatu perbuatan itu.
        Sssstt,, tapi yang ku posting tentang si Alim aku sudah lihat sisi lainnya juga gak soblog kalau menurut kamu? Gini ya, aku sudah gak bisa lihat dia dari sudut pandang lain. Mau bilang dia juga ingin seperti orang lainnya ingin merasakan pacaran, itu kan juga salah posisinya dia ngerti agama kan? Kenapa kok malah ikut-ikutan mereka yang masih kurang paham tentang ajaran agama islam (maaf ye, disini memang garis keras alias aku sensi banget kalau sudah menyangkut agama). Mungkin ada yang gak setuju aku bilang gini, ya terserah lah semua orang punya hak mengeluarkan pendapatnya masing-masing. Beneran nich aku gak bisa liat sisi lainnya, mungkin soblog mau ngasih sisi lainnya si alim??
        Duch si alim terus aku ini. Hash,, -_- . duch biarkan dia berkelana wes, aku sebenarnya juga tidak jauh sempurna dari mereka. *biasa cuma nyampein uneg-uneg :o . Sudah ah males juga lama-kelamaan bahas dia terus, mau ganti topik lain ajah aku, tapi di postingan berikutnya. :D

Wassalamualaikum wr.wb.

Si Alim Part II


Assalamualaikum wr.wb.
SoBlog (Sobat Blogger) masih ingat kan curhatanku tentang si alim? (iyalah masih ingat, lawong cuma tadi malam yang posting :D)
Ini lanjutannya.
Nah sejak ku tahu ternyata mereka tidak sesuai yang di harapkan, aku mulai gak percaya lagi sama mereka (sebagian). Padahal dulu ku mendambakan jodohku kelak semoga dari anak pondokan Lho. Nah setelah tau ceritanya gitu, aku tidak menargetkan harus dari anak pondokan. Anak siapa dan sekolahnya dimana itu tidak penting bagiku. Yang penting mereka ngerti agama meskipun bukan golongan dari anak pondokan atau anaknya kyai, perhatian, penyayang, dll. Heuheu,, :D
Kalau nyakku sich pengennya calon suamiku anaknya kyai atau anak pondokan, huft …. Biar ada penggantinya babe ntar katanya. Tapi tidak semua orang yang alim harus dari pondok kan SoBlog? Menurut hasil observasi aku nich, anak yang pinter rata-rata juga alim lho meskipun mereka belum pernah mondok. Cara berpikirnya dan bagaimana dia belajar untuk mengetahui hal-hal yang ingin dia ketahui yang pada akhirnya mereka sangat tertarik dan menjadi lebih dekat pada Allah. Lumayan banyak kok SoBlog, buktinya nich ya tetanggaku, perempuan. Kalau ditinjau dari keluarganya sich kayaknya hampir tidak mungkin dia bisa sealim sekarang ini (maaf ya gak bisa bilang soalnya gak boleh buka aib suatu keluarga, apalagi aku belum minta izin) , yach pokoknya keluarganya itu bukan berasal dari pondokan. Anaknya pinter sering dapat juara kelas, dan dia menempuh kuliahnya di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), selama dan setelah kuliah di sana dia alim banget dan tambah pinter. Subhanallah dah pokoknya. Memang ya Allah kalau ingin memberikan hidayah tidak memandang dari keluarganya ataupun dari apanya. Allah memberikan hidayah/petunjuk pada semua hamba-Nya yang Dia kehendaki. Sesuai firman-Nya dalam surat QS. Al-Qasas [28] : 56 yang berbunyi :

إِنَّكَ لَا تَهْدِى مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ يَهْدِى مَن يَشَآءُ ۚ وَهُوَ أَعْلَمُ بِٱلْمُهْتَدِينَ
Artinya : “Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.”

Wassalamualaikum wr.wb.

Sabtu, 22 Juni 2013

Tanpa Judul :))



SoBlog masih banyak yang perlu ku curhatin ke kamu. Hm,, tapi sambil nunggu mood baik buat nulisnya. Biasa bagi orang yang mudi kayak aku, gak gampang menuangkan isi pikiran ke dalam sebuah tulisan. Tau sendiri kan kalau orang mudi gimana? Hoho,,
Jadi kamu harus nunggu moodku baik dulu ya, ntar ku mampir lagi kesini. Hehe,,
*postingan gak penting
#abaikan
^%*&@#$$%^&*@

KETIKA ORANG ALIM ITU BERUBAH



Assalamualaikum wr.wb
Hai SoBlog lama ye aku gak mengunjungimu, hihi,, sorry aku lagi sibuk kemarin, biasa sibuk sama tugas dan ikutan kuis di twitter. :o
SoBlog mau curhat nich,
Ternyata orang alim sekarang itu beda banget sama orang alim zaman dulu. Lah kok bisa? Iya bisa sajalah.
Tau nich aku kecewa banget, aku sering kagum sama orang yang alim, soalnya aku suka lihat orang yang pinter ngaji, pengetahuan tentang agama luas, dan blabla …..
Tapi ternyata dari sekian orang alim yang ku kagumi mereka banyak yang mengecewakanku. Apa yang ku lihat pada awalnya ternyata berbanding terbalik setelah ku tahu lebih lanjut tentang mereka. Tapi memang tidak semua yang kayak gitu.

Ya aku tau mereka juga manusia biasa, mereka memang banyak ilmunya, tapi sayang ilmu itu tidak diamalkan dalam kehidupan sehari-harinya, jadi ya gitu dech, di dalam wajahnya yang alim ternyata terselubung sifat dan sikapnya yang gak alim.

Senin, 25 Februari 2013

Ka'bah sebagai pusat Bumi

Ternyata Bukan GMT Bukan Di Greenwich, Tapi Di Ka’bah (Fakta Ilmiah)
Ka’bah, rumah Allah sejuta ummat muslim merindukan berkunjung dan menjadi tamu – tamu Allah sang maha pencipta. Kiblatnya (arah) ummat muslim dalam melaksanakan sholat, dari negara manapun semua ibadah sholat menghadap ke kiblat ini.
ka'bah
Istilah Ka’bah adalah bahasa al quran dari kata “ka’bu” yg berarti “mata kaki” atau tempat kaki berputar bergerak untuk melangkah. Ayat 5/6dalam Al-quran menjelaskan istilah itu dg “Ka’bain” yg berarti ‘dua mata kaki’ dan ayat 5/95-96 mengandung istilah ‘ka’bah’ yg artinya nyata “mata bumi” atau “sumbu bumi” atau kutub putaran utara bumi. Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.

Minggu, 24 Februari 2013

Buku Kesukaan


Assalamualaikum wr.wb.

Hai sobat blogger, Apa kabar kalian hari ini? semoga kabar kalian di hari ini dan hari selanjutnya baik-baik saja ya. :)

Lagi mau berbagi  story nich. hihiyy,, :D
Tapi bukan story cinta ane ( story cinta ane miris sob,jadi gak perlu di share ) :D , ane mau berbagi story ane selama baca buku yang judulnya “ Keajaiban Tangan Diatas” karangan Badroni Yuzirman dan Iim Rusyamsi.
Yups langsung aja ya sob, ane dapet buku “ Keajaiban Tangan Diatas”  gratis loh, yah menang kuis gitu. Ikutan kuisnya @SFBatavia di twitter yang jadi sponsor dari kuis itu salah satunya adalah mas Opan yang punya @bengkeldata. Setelah menunggu beberapa hari dari diumumkannya kalau ane  pemenang dari kuis #SFBatavia itu akhirnya buku itu ada di tangan ane.

Minggu, 10 Februari 2013

Oohh,, Duri



Hari ini ada duri menancap di hatiku, I don’t know sampai kapan duri ini akan terus menancap di hatiku. Aku ingin segera mencabutnya, tapi ntah kenapa duri ini seakan gak mau ku cabut dari hatiku, dia seakan nyaman menancap di hati.
Oh duri, ayolah keluar dari hatiku.
Aku gak mau kau terus bersemayam di hati ini.
Pleasse keluarlah.
Hatiku sudah penuh dengan tempat penampungan object-object lain.
Ok, kalau kamu tetap tidak mau keluar, aku sudah menemukan cara agar kau tidak menancap lagi di hati ini.
Dan aku yakin selama aku menerapkan cara ini, kau tidak akan betah dan akan dengan cepat keluar dari hatiku.
Aku bias menjalani hidupku lagi dengan baik, aman, dan tentram.
Yach, aku yakin itu. Akan ku ucapkan “Good bye” for you.

#TulisanGeje
 
( •̃͡-̮•̃͡)( •̃͡-̮•̃͡) … hέhέhέhέ … ( •̃͡-̮•̃͡)( •̃͡-̮•̃͡)

Jumat, 01 Februari 2013

Bingung Soal Undangan Pernikahan? Ke Datangya.com Aja Yuk….



Bicara soal wedding atau pernikahan nich kita pasti menginginkan semuanya serba perfect. Untuk melaksanakan acara pernikahan dengan perfect seperti yang kita inginkan banyak hal-hal yang harus di persiapkan mulai dari baju yang akan di pake di hari pernikahan, sewa gedung+kowade, catering, undangan, dan lain-lain. Soal baju sudah ada yang menghandle, kita pasrahkan saja ke desaigner baju pengantin. Soal catering kita bisa memesannya lewat sms atau tinggal nelpon ke tempat pemesanan kue, dan memilih kue yang akan kita pilih untuk hidangan dan bingkisan ke para tamu undangan. Sewa gedung juga ada yang menghandle, kita bisa nunjuk paman atau orang yang dapat di percaya untuk menyewa sebuah gedung. Nah, undangan ini nich yang kadang agak bikin ribet dan juga bisa merogoh kantong kita cukup banyak.
  
            Orang-orang yang mau nikah biasanya memesan undangan ke tempat pembuatan undangan dan  harus jauh-jauh hari untuk memesannya. Selain itu, kadang kita mesti bolak-balik ke tempat pemesanan undangan itu untuk milih background, cover, warna undangan, dan lain-lain. Lain lagi pas undangannya sudah jadi, kita harus kesana kemari alias mondar mandir buat ngasih/nyebarin undangan pernikahan kita ke para kerabat/sahabat dan orang-orang yang kita kenal untuk menghadiri acara pernikahan kita. Kadang dari orang-orang/kerabat/sahabat yang kita undang, rumahnya jauh malah bisa beda kota maupun beda provinsi dengan kita, gak mungkin juga kan kita sampe jauh-jauh mendatangi rumahnya. Mau lewat sms atau telpon terasa kurang enak, dan orang yang kita undang rasanya kurang dihargai. Selain sudah mengeluarkan biaya yang cukup banyak untuk proses pembuatan undangan, juga membuat energy kita terkuras (akibat nyebarin undangan kesana kemari). Mubadzir kan, lain lagi kertas-kertas dan plastik sebagai bahan dari undangan pernikahan itu yang gak ramah lingkungan. Seharusnya kita juga mengurangi penggunaan kertas dan plastik untuk menjaga bumi kita dan meminimalisir efek dari global warming (mendukung gerakan go green). Kalau menurut saya, sudah tidak efisien lagi menggunakan undangan dari kertas dan plastik.